Perempuan Cantik dan Atraktif Lebih Pemarah
08.58 | Author: Tekhnologi Dan Informasi

Di California, Perempuan yang merasa dirinya cantik, menarik dan atraktif dilaporkan lebih gampang marah dan senang berkompetisi. Peneliti menduga, perempuan tipe seperti itu terlalu berharap lebih sehingga ketika harapannya tidak terpenuhi mereka akan marah.

Peneliti dari University of California melakukan survei terhadap 156 perempuan untuk mengetahui sifat temperamennya dan bagaimana cara mereka mengatasi sikap tersebut.

Hasil survei yang dimuat dalam Proceedings of the National Academy of Sciences menunjukkan bahwa perempuan yang merasa dirinya atraktif, cantik dan berpenampilan menarik lebih cepat marah ketimbang perempuan yang tidak percaya diri dengan penampilannya. Mereka juga merasa lebih pantas mendapatkan apa yang mereka mau.

Semakin tinggi tingkat kecantikan dan keatraktifannya, semakin tinggi pula angka yang menunjukkan sifat temperamentalnya.

Warna rambut juga ternyata berpengaruh. Perempuan berambut pirang dilaporkan lebih atraktif daripada perempuan berambut coklat atau merah. Itu artinya perempuan berambut pirang lebih temperamental.

Namun Dr Aaron Sell, salah seorang peneliti studi ini mengatakan bahwa hubungan antara faktor kecantikan dan sifat temperamental masih belum kuat karena belum diteliti secara jelas dan menyeluruh.

"Ini adalah studi kecil dengan jumlah sampel terbatas, jadi bisa saja disimpulkan secara umum seperti itu," kata Ingrid Collins dari The London Medical Centre seperti dikutip dari BBC, Selasa (19/1/2010).

Meski demikian, Dr Sell yakin bahwa hal tersebut punya dasar evolusi yang berkaitan dengan faktor keturunan.

(fah/ir) di kutip dari : www.detik.com
Kisah Buaya di Rumah Kosong Cinere
07.42 | Author: Tekhnologi Dan Informasi

Seekor buaya besar di sebuah rumah kosong menggegerkan warga Cinere, Depok, Jawa Barat. Kaki dan tangan si buaya dalam kondisi terikat di garasi rumah itu. Warga pun berdatangan berebutan menontonnya.

Setiap hari puluhan warga mendatangi Perumahan Megapolitan Jl Bangka No 313 Cinere, Depok, Jawa Barat. Dari balik pagar rumah, warga menonton buaya dengan panjang 2,4 meter dan berat 150 kg.

Buaya itu sejatinya bukan buaya yang mendadak ditemukan warga. Buaya itu sebenarnya dipelihara dari kecil oleh warga Cinere. Namun setelah buaya menjadi besar, pemiliknya memberikannya kepada Ikhsan, seorang pemburu binatang.

Kini Ikhsan tidak lagi mampu memelihara buaya itu. Pemeliharaan reptil itu ternyata berat di ongkos. "Sekali makan, si buaya menghabiskan 10 kg ikan emas," ujar Ikhsan, saat ditemui di Perumahan Megapolitan, Cinere Depok, Jawa Barat Senin (18/1/2010).

Ikhsan pun lantas ingin menjual buaya berumur 15 tahun itu. "Kasihan di sini nggak ada yang ngurus, nggak ada yang kasih makan," jelas Ikhsan.

Menurut Ikhsan, buaya itu sudah ditawar Rp 3 juta. "Kemarin sudah ada yang nawar Rp 3 juta tapi orangnya belum ke sini lagi," tutur Ikhsan.

by : www.Detik.com